Peringatan Risiko Perjudian Selama Piala Dunia dari Pejabat Kesehatan Vienna
Dengan semakin dekatnya Piala Dunia, para pejabat kesehatan di Vienna mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang meningkatnya ancaman perjudian ilegal dan bermasalah. Dalam pertemuan baru-baru ini, Ewald Lochner, seorang koordinator untuk isu kesehatan mental dan kecanduan di Vienna, dan Lisa Brunner, pemimpin Asosiasi Pencegahan Kecanduan Austria, menyoroti dampak negatif dari turnamen ini. Mereka menyatakan bahwa globalisasi taruhan melalui turnamen ini, dipicu oleh strategi pemasaran yang agresif, berisiko menormalisasi perilaku berjudi, khususnya di kalangan kelompok rentan.
Lochner menjelaskan bahwa banyak orang melebih-lebihkan kemampuan mereka untuk memprediksi hasil pertandingan, sebuah fenomena yang dikenal sebagai ilusi kontrol, yang dapat menyebabkan kebiasaan berjudi yang bermasalah. Brunner menggarisbawahi peran penting iklan dalam membentuk kebiasaan berjudi, terutama di kalangan remaja dan kelompok rentan. “Saat taruhan olahraga menjadi bagian dari acara besar, penerimaannya dalam masyarakat juga meningkat,” ujarnya.
Kecanduan Judi: Tantangan Kesehatan Masyarakat
Menurut Lochner, kecanduan judi adalah masalah serius dalam kesehatan masyarakat yang dapat mengakibatkan berbagai dampak negatif seperti krisis keuangan, masalah sosial, dan tekanan psikologis. Dia menekankan pentingnya memandang kecanduan ini sebagai penyakit mental yang membutuhkan penanganan profesional. Vienna telah menyediakan layanan konseling serta perawatan bagi yang terdampak. Sentimen ini sejalan dengan pandangan di Eropa lainnya.
Di Inggris, iklan perjudian dianggap sebagai isu kesehatan publik setelah laporan dari komite lintas partai mengkritik perlindungan yang ada. Merespon hal ini, otoritas Vienna mengusulkan agar ada mekanisme dukungan baik di tingkat lokal maupun nasional, termasuk menyediakan perawatan intensif dan akses ke program bantuan mandiri online.
Lonjakan Perjudian Gelap
Regulator perjudian Prancis, ANJ, juga mengekspresikan kekhawatiran yang sama mengenai potensi naiknya aktivitas perjudian selama Piala Dunia. Mereka telah meluncurkan kampanye kesadaran yang menyoroti bahaya perjudian berlebihan dan mengarahkan orang ke situs Evalujeu untuk menilai dan membantu kebiasaan berjudi mereka. Otoritas perjudian di Belanda (KSA) juga mengeluarkan peringatan kepada operator tentang larangan iklan selama Piala Dunia.
Sebelum Piala Dunia dimulai, banyak regulator sudah memberikan sinyal waspada terkait peningkatan potensi taruhan ilegal. Malta Gaming Authority (MGA) baru-baru ini mengeluarkan panduan kepada operator berlisensi untuk lebih waspada dan melaporkan segala aktivitas taruhan mencurigakan. Regulator di Afrika Selatan pun telah memberikan peringatan serupa.
Regulasi yang Butuh Perubahan
Uniknya, Austria adalah negara Uni Eropa yang tidak menganggap taruhan olahraga sebagai bagian dari undang-undang perjudian nasional, kecuali untuk Toto, dan ini diatur oleh negara bagian. Lochner dan Brunner menyatakan bahwa peraturan ini melemahkan kontrol iklan, perlindungan untuk pemain, dan kebijakan pajak. Brunner menegaskan bahwa taruhan olahraga, yang sangat tergantung pada keberuntungan, harus diklasifikasikan secara tepat mengingat potensi kecanduannya yang tinggi.
Revisi mendalam terhadap hukum perjudian diperlukan untuk mengimbangi pasar taruhan yang dinamis dan memastikan perlindungan yang memadai bagi pemain. Bulan lalu, Austria mengumumkan rancangan undang-undang untuk merombak pasar perjudian online, menargetkan untuk mengakhiri monopoli iGaming saat ini. Kementerian Keuangan menekankan bahwa sukar mempertahankan monopoli di era teknologi.
“Rancangan ini bertujuan untuk membentuk layanan perjudian online yang menarik, memastikan transisi tinggi ke pasar legal, dan standar perlindungan pemain terbaik,” demikian penjelasan dari rancangan tersebut. Penyambutan dari industri atas perubahan ini adalah positif tetapi tetap waspada. Simon Priglinger-Simader, presiden asosiasi taruhan Austria ÖVWG, berkomentar bahwa sistem lisensi terbuka yang diusulkan pemerintah Austria harus seimbang dengan pembatasan produk agar pemain Austria dapat mengakses pasar berlisensi di masa depan.